Bungo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo resmi menyerahkan 988 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi tahun 2024. Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Bupati Bungo, dengan harapan agar para PPPK dapat bekerja profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bupati Bungo menjelaskan, dari total 988 formasi yang diserahkan, terdiri dari 638 tenaga pendidik (guru), 210 tenaga kesehatan, dan 140 tenaga teknis.
“Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan 988 SK PPPK untuk formasi tahun 2024. Mereka ini berasal dari tiga formasi utama, yaitu guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan bahwa terdapat dua peserta yang mengundurkan diri.
“Dua orang mengundurkan diri karena alasan penempatan yang tidak sesuai dengan keinginannya. Itu hak mereka, dan pemerintah menghargai keputusan tersebut,” jelasnya.
Bupati memberikan pesan khusus kepada seluruh PPPK yang baru menerima SK. Ia mengingatkan agar tidak meminjam uang di bank, karena hal itu dapat memicu masalah keuangan di masa depan.
“Harapan pertama saya, jangan pinjam uang ke bank. Karena kalau pinjam, nanti keuangannya terganggu,” tegas Bupati.
Selain itu, ia juga meminta para PPPK untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan kesempatan ini sebagai wujud rasa syukur setelah bertahun-tahun berjuang.
“Sebagian dari mereka sudah mengabdi 8 sampai 10 tahun sebagai honorer. Setelah resmi diterima dan ditetapkan pemerintah, wujudkan rasa terima kasih dengan mengabdi sepenuh hati kepada bangsa dan daerah ini,” tambahnya.
Bupati juga memberikan pesan khusus bagi PPPK perempuan agar tetap menjaga keharmonisan rumah tangga setelah memiliki penghasilan sendiri.
“Jangan setelah punya SK dan gaji sendiri, lalu merasa bisa mandiri dan mengabaikan keluarga, terutama suami yang selama ini mendukung perjuangan mereka,” pesannya.
Bupati turut menjelaskan bahwa untuk guru berstatus paruh waktu, saat ini masih dalam proses pengusulan ke pemerintah pusat.
“Guru-guru yang berstatus paruh waktu sedang kita usulkan. Mudah-mudahan segera ada kabar baik,” ucapnya.
Terkait tenaga non-database, Bupati memastikan Pemkab Bungo tetap mengajukan usulan ke pemerintah pusat, khususnya bagi yang tidak memiliki permasalahan administratif.
“Yang tidak ada masalah akan tetap kita ajukan. Sedangkan yang masih ada kendala, insya Allah datanya akan kami kirimkan ke pemerintah pusat pada hari Kamis nanti,” jelas Bupati.
Dengan penyerahan SK ini, diharapkan para PPPK yang baru dilantik dapat bekerja secara profesional, meningkatkan pelayanan publik, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Bungo.
Sementara itu di tempat yang sama kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Bungo R.Wahyu Sarjono menyampaikan harapannya, kepada seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru saja menerima SK pengangkatan. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan integritas dalam melayani masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa pengangkatan PPPK merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap pengabdian dan kerja keras para tenaga honorer di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan administrasi.
“Pengangkatan ini bukan hanya tentang status kepegawaian, tetapi juga tanggung jawab yang lebih besar kepada masyarakat,” ujarnya.
“Kami berharap seluruh PPPK dan ASN baru di Kabupaten Bungo dapat bekerja dengan semangat baru, profesional, dan penuh integritas.”
Wahyu Sarjono juga memberikan beberapa pesan penting agar ASN dan PPPK mampu memberikan pelayanan terbaik, di antaranya: Bekerja secara profesional tanpa intervensi politik.
Mengutamakan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel. Menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat. Menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Ingat, PPPK adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik. Jangan pernah terlibat politik praktis atau korupsi. Layani masyarakat dengan tulus dan sepenuh hati,” tegasnya.
Ia juga a menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, pendidikan, dan pembinaan berkelanjutan.
“Ke depan, kami akan melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja ASN dan PPPK. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas SDM agar pelayanan publik semakin baik,” jelasnya.
Ia juga berharap seluruh ASN dan PPPK dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan visi & misi Kabupaten Bungo.
“Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Bungo. ASN dan PPPK harus menjadi motor penggerak pembangunan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup nya
Redaksi


