spot_img

Selamat Datang di Website Kami Media Online totaljambi.com - Info Pemasangan Iklan dan Promosi Hubungi Redaksi Kami di Nomor 0838-3553-3176 (WA) - Dibuka lowongan pekerjaan sebagai Kepala BIRO Marketing dan Jurnalis Liputan Berita, bagi pria/wanita yang berumur 25-40 tahun yang berminat silahkan hubungi Redaksi kami di nomor WA yang tertera dalam website totaljambi.com

Kecewa Bupati Bungo tak menemui masa, Honorer Bungo akan gelar aksi lanjutan

Artikel Populer

 

TOTAL BUNGO – Ratusan tenaga honorer dikabupaten Bungo yang mengatasnamakan Aliansi Honorer R2-R3 menggelar aksi demo didepan kantor bupati Bungo, Jum,at (24/1/2024)

Pendemo yang mengatasnamakan Aliansi Honorer R2- R3 kabupaten Bungo minta bupati Bungo selamatkan nasib mereka yang selama ini mengabdi belasan hingga puluhan tahun dengan gaji jauh dibawah UMR tapi tidak juga diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ( PPPK )

Aksi damai dihalaman kantor bupati tersebut menjadi sorotan dan mengharukan ketika melihat ada peserta honorer yang membawa bayi dan ada yang hamil tua bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata ketika tenaga pendidik yang sudah 20 tahun mengabdi namun tidak diangkat menjadi PPPK

” Saya guru honorer di SD didusun Candi sudah 15 tahun mengabdi dengan gaji 200 – 300 ribu namun tidak diangkat menjadi PPPK , anak didik saya saja sudah ada yang diangkat menjadi pegawai ” teriak ibu paruh baya yang membuat orang yang mendengar dan menyaksikan orasinya meneteskan air mata

Berikut ini tuntutan pendemo yang disampaikan oleh Aliansi Honorer R2- R3 kabupaten Bungo :

1..Meminta Kepada Bupati Bungo selaku kepala daerah Kab Bongo untuk menyesuaikan pengangkatan tenaga konocer H2 H3 yang terdaftar pada pangkalan database BKN pada tahun 2022 yang melon Trea Modis Trung Pendidik dan Tenaga Teknis paling lambat 31 Desember 2029

2. Pengangkatan yang dimaksud mengacu pada keputusan Menpan Rumor 634 Diklum nomor (tujuh) menyatakan dalam hal jumlah pelamar yang seluruhnya melebihi jumlah penempatan sebutian, pelamar diangkat dari PPPK PARUR WAKTU ke PENUH WAKTU TANPA UJIAN

3. Sementara Pembukaan CPNS di kabupaten bungo sebelum R2 R3 kabupaten bungo di tuntaskan

4. Meminta Penempatan formasi susuai dengan tempat bekerja

5. Meminta di buka formasi tenaga administrasi sekolah Pustaka/tata Usaha Operator Sekolah khusus untuk dinas pendidikan

6. Meminta membuka formasi sesuai dengan jumlah honorer R2 R3 yang ada di kabupaten bungo paling lama 11 desember 2025

7. Meminta untuk point nilai, khusus untuk tenaga tekhnis.

8. Meminta Bupati untuk menyelesaikan Masalah Atas Nama Dewi Sandra dengan Seadi tentang polemik Kelulusan Lia Permatasari yang menggunakan Sertifikat sebagai penambahan Nilai 45 Pom sebanyak 10% yang di duga syarat Nepotisme

Para pendemo mendesak bupati Bungo untuk menemui, bernegosiasi dan berkomitmen dihadapan semua honorer dan tidak satupun perwakilan untuk masuk sebelum bupati atau perwakilannya menemui massa

” Tidak ada perwakilan yang masuk terkecuali bupati atau yang mewakili temui kami disini ,karena bupati dan DPRD itu tidak akan ada kalau bukan karena kami ini ” Teriak Rachmat yang dipertegas oleh Mustakim dan Danil yang disambut teriakan setuju oleh ratusan massa

Usai Asisten 1 setda Bungo, Ana lukita dan Azhari sekretaris BKPSDMD Bungo didampingi Adani ketua DPRD Bungo dan Darwandi wakil ketua DPRD Bungo menanggapi aspirasi pendemo 10 orang perwakilan honorer

Diruang rapat asisten 1 setda Bungo,dihadapan perwakilan pendemo dan instansi terkait, Asisten 1 setda Bungo, Analukita menyampaikan bahwa pihaknya bersama instansi terkait dan bergandengan tangan semua pihak termasuk legislatif akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyampaikan masalah dan solusi apa yang akan diberikan karena kewenangannya ada dengan pemerintah pusat .

Senada dengan itu Sekretaris BPPSDMD Bungo, Azhari menyampaikan ia setuju apa yang disampaikan oleh Asisten 1 setda Bungo, ” kita akan berkoordinasi mencari solusinya sesuai dengan regulasi perundang – undangan ” ucapnya sembari menyebutkan pimpinan sedang menghadap ombudsman terkait permasalahan honorer termasuk masalah kelulusan Lia permatasari

Tidak jauh beda, Rachmat mengatakan ini adalah momentum yang tepat untuk menyelesaiakannya yang selama ini berlarut – larut, akan untuk menyelesaiakannya , akan kita sampaikan masalahnya apa dan solusiya bagaimana ” Kami akan menganggarkannya setelah data klear dari BKPSDM Bungo tuntas ” pungkasnya

Muhammad Danil salah satu orator aksi menyebutkan bahwa dirinya dan rekan-rekan honorer merasa kecewa dengan pemerintah bungo (Bupati) dikarenakan sulit untuk ditemui. Ujarnya

“Kami akan adakan aksi lagi, dengan jumlah masa yang lebih banyak lagi” Singkatnya

Redaksi

Artikel Terkait

Total Koranspot_img

Berita Bungo